A.INTEL
PROCESSOR
Intel tumbuh setelah melewati beberapa fase yang
berbeda. Pada masa awal didirikannya, Intel hanya dikenal karena kemampuannya
membuat semikonduktor, dengan produk utamanya adalah chip Static Random Access
Memory (SRAM). Bisnis Intel mulai berkembang sepanjang tahun 1970-an di mana
pada kurun waktu tersebut, Intel telah mengembangkan proses manufaktur dan
memperlebar lini produksinya. Namun produk utama Intel tetap didominasi oleh
periferal-periferal memori.
Setelah Intel menciptakan mikroprocessor pertamanya pada tahun 1971
dan salah satu dari mikrokomputer pertamanya di tahun 1972, bisnis Intel lebih
didominasi oleh produk chip Dynamic Random Acces Memory (DRAM). Namun
persaingan antara produk semikonduktor dari Intel dengan semikonduktor buatan
Jepang telah menurunkan pendapatan Intel secara dramatis pada tahun 1983.
Barulah pada akhir tahun 1980-an, PC buatan IBM yang tiba-tiba menuai sukses
membuat CEO Intel, Andy Grove, memberikan komando pada seluruh unit perusahaan ini
untuk lebih berfokus pada pembuatan mikroprocessor, Grove juga mengubah
aspek-aspek fundamental dalam model bisnis mikroprocessor ini. Pada akhir tahun
1980-an,Intel mulai meluncurkan banyak desain mikroprocessor baru dan secara
otomatis memicu perkembangan PC. Selama periode inilah Intel mulai berhasil
tumbuh menjadi produsen hardware utama dengan profit terbesar dalam industri
PC.
Perkembangan processor intel :
1. 1971 : 4004 MicroprocessorPada tahun 1971 munculah microprocessor
pertama Intel , microprocessor 4004
ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka
terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
2.1972 : 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor
8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.
3. 1974 : 8080 MicroprocessorMenjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual
sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan.
4.
1978 : 8086-8088 MicroprocessorSebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk
komputer pribadi buatan IBM yang memakai processor
8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
5.
1982 : 286 MicroprocessorIntel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat
mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
6.
1985 : Intel386™ MicroprocessorIntel 386 adalah sebuah processor
yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika
dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan
dengan 4004
7.
1989 : Intel486™ DX CPU MicroprocessorProcessor yang pertama kali
memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command
menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga
memperkecil beban kerja pada processor.
8.
1993 : Intel® Pentium® ProcessorProcessor generasi baru yang mampu
menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
9.
1995 : Intel® Pentium® Pro ProcessorProcessor yang dirancang untuk
digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses
data secara cepat, processor ini
mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
10.
1997 : Intel® Pentium® II ProcessorProcessor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX
yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik
secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga
dengan processor ini pengguna PC
dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
11.
1998 : Intel® Pentium II Xeon® ProcessorProcessor yang dibuat untuk kebutuhan
pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin
memberikan sebuah processor unik
untuk sebuah pasar tertentu.
12.
1999 : Intel® Celeron® ProcessorProcessor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna
yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor
yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan
budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor
Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi
hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil,
kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan
keluarnya processor Celeron ini maka
Intel kembali memberikan sebuah processor
untuk sebuah pasaran tertentu.
13.
1999 : Intel® Pentium® III ProcessorProcessor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70
instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat
tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta
pengenalan suara.
14.
1999 : Intel® Pentium® III
Xeon® ProcessorIntel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri
Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat
mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk
dipadukan dengan processor lain yang
sejenis.
15.
2000 : Intel® Pentium® 4 ProcessorProcessor Pentium IV merupakan produk
Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz.
Pertama kali keluar processor ini
berkecepatan 1.5GHz dengan forma t factor pin 423, setelah itu intel merubah
formfactor processor Intel Pentium 4
menjadi pin 478 yang dimulai dari processor
Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu
menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
16.
2001 : Intel® Xeon® ProcessorProcessor Intel Pentium 4 Xeon
merupakan processor Intel Pentium 4
yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih
banyak dari processor Intel Pentium 4
serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
17.
2001 : Intel® Itanium® ProcessorItanium adalah processor pertama
berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta
pemakai tertentu. Processor ini sudah
dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan
pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing (
EPIC ).
18.
2002 : Intel® Itanium® 2 ProcessorItanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
19.
2003 : Intel® Pentium® M ProcessorChipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel®
Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan
sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
20.
2004 : Intel Pentium M
735/745/755 ProcessorsDilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus
dan kecocokan dengan soket processor
dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
21.
2004 : Intel E7520/E7320
Chipsets7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor
dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral
interfaces.
22.
2005 : Intel Pentium 4 Extreme
Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk
pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi
3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
23.
2005 : Intel Pentium D
820/830/840Processor berbasis 64 bit dan disebut
dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada
tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan
3.2GHz. Pada processor jenis ini juga
disertakan dukungan HyperThreading.
24.
2006 : Intel Core 2 Quad Q6600Processor untuk type desktop dan
digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki
memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai
dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal
design power ( TDP )
25.
2006 : Intel Quad-core Xeon
X3210/X3220Processor yang digunakan untuk tipe
server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13
dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang
diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power
(TDP)
26.
2007 : Intel Pentium Dual core
(Allendale dan Wolfdale )Dual Core adalah penggunaan dua buah inti
(core) prosesor dalam sebuah kemasan prosesor konvensional. Dual core (inti
prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk meningkatkan kinerjanya. Setiap
core ini tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan clockspeed yang sama,
tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor
tersebut.Logikanya, menggunakan prosesor multi-core akan mempercepat
perhitungan algoritma yang dikerjakan sebuah sistem PC.
27.
2010 : Intel Pentium,
Core i3, Core i5, core i7Intel Core i3 merupakan varian paling
value dibandingkan core i5 dan i 7. Processor
ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics
Processing Unit) alias Graphics On-board
didalam processor. Kemampuan
grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk
Core i3 adalah “Arrandale”.
Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti
processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5
yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat
lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple
Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan
dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple
Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5
cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.
23.
2005 : Intel Pentium D
820/830/840Processor berbasis 64 bit dan disebut
dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada
tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan
3.2GHz. Pada processor jenis ini juga
disertakan dukungan HyperThreading.
24.
2006 : Intel Core 2 Quad Q6600Processor untuk type desktop dan
digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki
memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai
dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal
design power ( TDP )
25.
2006 : Intel Quad-core Xeon
X3210/X3220Processor yang digunakan untuk tipe
server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13
dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang
diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power
(TDP)
26.
2007 : Intel Pentium Dual core
(Allendale dan Wolfdale )Dual Core adalah penggunaan dua buah inti
(core) prosesor dalam sebuah kemasan prosesor konvensional. Dual core (inti
prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk meningkatkan kinerjanya. Setiap
core ini tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan clockspeed yang sama,
tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor
tersebut.Logikanya, menggunakan prosesor multi-core akan mempercepat
perhitungan algoritma yang dikerjakan sebuah sistem PC.
27.
2010 : Intel Pentium,
Core i3, Core i5, core i7Intel Core i3 merupakan varian paling
value dibandingkan core i5 dan i 7. Processor
ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics
Processing Unit) alias Graphics On-board
didalam processor. Kemampuan
grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk
Core i3 adalah “Arrandale”.Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti
processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5
yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat
lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple
Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan
dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple
Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5
cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.
B. AMD PROCESSOR
AMD
(Advanced Micro Devices, Inc) atau AMD adalah perusahaan semikonduktor
multinasional Amerika Serikat yang
berbasis di Sunnyvale, California yang
mengembangkan prosesor komputer dan
teknologi yang terkait untuk pasar konsumen dan komersial. Produk yang utama
termasuk mikroprosesor, chipset motherboard,
embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstation dan komputer
pribadi (PC), dan
teknologi prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi
lainnya yang terdapat sistem.
AMD merupakan pemasok mikroprosesor terbesar kedua di dunia berdasarkan
arsitektur x86 setelah Intel Corporation, dan
pemasok terbesar ketiga unit pengolahan grafis. Ia juga memiliki 21 persen dari
Spansion, pemasok non-volatile memori flash. Pada
tahun 2007, AMD peringkat kesebelas antara produsen semikonduktor dari segi
pendapatan.
AMD mengumumkan merger dengan ATI Technologies pada 24
Juli 2006. AMD dibayar $ 4,3 miliar dalam bentuk uang tunai dan 58 juta saham
dari saham dengan total sebesar US $ 5,4 miliar. Merger selesai pada 25 Oktober
2006 dan ATI
sekarang bagian dari AMD.
AMD memulai memproduksi processor
pada tahun 1991, AMD merilis Am386 yang merupakan tiruan dari processor Intel 386. Hanya butuh waktu
kurang dari setahun bagi perusahaan untuk menjual satu juta unit. Kemudian AMD
merilis Am486 yang digunakan oleh sejumlah besar produsen, termasuk Compaq dan
terbukti populer. Produk lain Am486-based, Am5x86, meneruskan sukses AMD
sebagai Processor dengan harga yang lebih murah.
AMD pertama untuk jenis processor x86 adalah K5 yang diluncurkan pada tahun 1996. Huruf “K”
berarti Kryptonite yang diambil dari komik, “kryptonite” merupakan sejenis potongan radioaktif yang dapat
membahayakan “ superman”, yang tidak
lain superman itu sendiri diibaratkan sebagai Intel yang mendominasi pasar pada
saat itu. Angka "5" mengacu pada processor
generasi kelima, yang juga diperkenalkan Intel sebagai processor Pentium.
Pada tahun 1996, AMD membeli
NexGen dan pada tahun 1997 AMD memperkenalkan processor K6. Meskipun K6 didasarkan pada Socket 7, varian seperti
K6-2/450 lebih cepat dari Intel Pentium II (processor
generasi keenam). The K7 adalah generasi ketujuh AMD processor x86, memulai debutnya pada 23 Juni 1999, dengan merek Athlon. Berbeda dengan processor AMD sebelumnya, processor ini
tidak dapat digunakan pada motherboard yang sama akibat masalah lisensi dengan
Intel. Duron adalah processor dengan biaya yang
lebih rendah dan versi terbatas dari
Athlon yang disolder langsung ke motherboard. Kemudian Sempron dirilis sebagai
processor dengan biaya yang lebih rendah dari Athlon XP menggantikan Duron Pada
tanggal 9 Oktober 2001 Athlon XP dirilis, diikuti oleh Athlon XP dengan 512KB
L2 chace pada tangga 10 Februari 2003.
K8 adalah revisi utama dari arsitektur K7, dengan fitur yang paling
menonjol yakni penambahan ekstensi menjadi 64-bit untuk instruksi x86 set
(secara resmi disebut AMD64), penggabungan dari memory controller on-chip,
serta pelaksanaan kinerja yang sangat tinggi yang disebut interkoneksi Hyper Transport, sebagai bagian dari Direct
Connect Architecture. Teknologi ini awalnya
diluncurkan sebagai processor server
Opteron. Tak lama setelah itu diintegrasikan ke dalam produk PC desktop,
bermerek Athlon 64.
AMD merilis dual core Opteron pertama, sebuah CPU server
berbasis x86 pada tanggal 21 April 2005
desktop keluarga pertama yang menggunakan processor dual core. Athlon 64 X2 hadir sebulan kemudian. Pada awal
Mei 2007, AMD telah meninggalkan string "64" dalam produk desktop
bermerek dual-core, menjadi Athlon X2.
Arsitektur
mikroprocessor AMD terbaru yang dikenal sebagai K10 menjadi penerus mikroarsitektur K8. Processor pertama yang dirilis
menggunakan arsitektur ini diperkenalkan pada tanggal 10 September 2007
yaitu processor Opteron Generasi Ketiga. Hal ini diikuti oleh processor Phenom untuk desktop. processor K10 hadir dalam dual-core,
triple-core dan versi quad-core. Sebuah platform baru dengan kode
"Spider" dirilis memanfaatkan processor
penom yang baru dengan GPU R770 dan 790 GX / chipset FX dari seri chipset AMD
700. Processor ini tidak kompetitif
dipasaran terutama dengan processor yang dihasilkan Intel yang sudah
mengembangkan processor dengan daya
yang lebih kecil dan lebih efisien.
Pada
bulan Januari 2009 AMD merilis sebuah garis processor
baru yang dijuluki Phenom II, refresh Phenom asli dibangun menggunakan proses
45 nm. Seiring dengan ini hadirnya platform baru dengan kode "Dragon" yang memanfaatkan processor baru Phenom II, dengan GPU ATI
R770 dari keluarga GPU R700, serta 790 GX / chipset FX dari seri chipset AMD
700.
Pada
tahun 2010 sebuah processor baru
Phenom II hexa-core (6 core) processor
dengan kode "thuban" dirilis. Processor
ini benar-benar baru karena berdasarkan hexa-core processor
"Istanbul" Opteron. Processor
ini juga termasuk "core turbo" AMD teknologi yang memungkinkan processor untuk secara otomatis beralih
dari 6 core menjadi 3 core , bila memang diperlukan kecepatan lebih. Processor ini adalah bagian dari
platform AMD Enthusiast dengan sandi "Leo" memanfaatkan processor Phenom baru II, sebuah chipset
baru dari seri 800 chipset AMD dan ATI "Cypress" GPU dari evergreen.
Adapun Perbedaan,
Keunggulan dan kekurangan Prosessor INTEL dan Prosessor AMD sbb:
1. Set instruksi pada Intel adalah MMX,
SSE,SSE2, dan SSE3, tetapi pada AMD SSE2 dan 3D Now.Tetapi dari sekian banyak istruksi yang dipakai oleh intel sebetulnya telah ada
dalam 3DNow-nya AMD yang tidak dimiliki oleh Intel.
2. L1 pada Intel maksimal 32K, sedang pada
AMD adalah 128K. Bedasarkan beberapa test AMD dengan L1 128K lebih unggul
dibanding dengan Intel.
3. Banyak transistor pada Intel 100 milyar
sedang AMD 105 milyar.
4. Banyaknya Decoder, Integer, FP pada intel
lebih sedikit dibanding AMD yang secara signifikan perbedaan tersebut
meningkatan kinerja dari AMD.
5. Temperatur pada Intel dapat diatur oleh
processornya sendiri (processor akan mengurangi kecepatan jika processor
terlalu panas), pada AMD64 temperatur maksimum adalah 900C. Teknologi Intel
lebih unggul dibanding AMD.
6. AMD lebih unggul dalam pengolahan
komunikasi aplikasi, seperti transfer data pada modem, ADSL, MP3, dan Doubly
Digital Suround Sound.
7. Pipeline pada intel lebih panjang
dibanding dengan AMD, tetapi pipeline Intel bermasalah pada pertukaran tugas,
sehingga pipeline intel kecepatannya melambat berada dibawah AMD.
8. Intel menang di brand image dan marketnya,
sedangkan AMD harganya yang lebih murah.
9. Pada prosesor Intel Pentium 4 harga
standard, kinerjanya lumanyan cepat. Memang sih, untuk urusan grafis masshi
kalah dibanding dengan AMD, tapi paling tidak prosesor Intel tidak cepat panas.
10. Pada prosesor AMD Athlon harga agak murah
dibanding Intel. Grafis bagus banget, kecepatannya lumayan, tapi cepet banget
panas dibandingkan Intel.
11.Dari segi kinerja, AMD memiliki
kinerja yang lebih baik daripada Intel
hal ini
salah satunya disebabkan karena Pipeline yang di miliki Intel lebih panjangdari
Pipeline milik AMD, tetapi pipeline
Intel bermasalah pada pertukaran tugas,sehingga pipeline intel kecepatannya
melambat berada dibawah AMD.2.
12.Dari segi temperature, AMD
lebih cepat panas di banding Intel.3.
13.Dari segi penggunaan Sumber Daya, Intel
lebih hemat energi.
14.Dari segi harga, Intel menang di brand
image dan marketnya, sedangkan AMD harganyayanglebih murah
Perbandingan
kecepatan prosessor Intel dan Amd:
Dari segi penggunaanya, perangkat keras yaitu prosesor ini bagian penting dari
komputer yang berfungsi sebagai inti dari kinerja komputer ini sendiri dimana
semakin besar memori dan semakin banyak prosesornya semakin cepat juga kinerja
yang di hasilkan oleh prosesor itu sendiri.
Prosesor yang cepat dapat kita lihat dari
core (inti prosesor) semakin banyak core yang digunkan pada prosesor semakin
cepat juga kinerja komputer yang kita gunakan. Mengapa demikian, karena
prosesor bekerja didalam aplikasi-aplikasi program atau game yang kita pakai
semakin banyak aplikasi yang kita jalankan semakin banyak juga prosesor kita
gunakan.
Kesimpulan
Sebagai berikut:
1. Untuk menggunakan prosesor Intel anda harus mengeluarkan banyak biaya
apalagi dengan performanya tinggi yang di hasilkan oleh prosesor Intel yaitu
Intel i7 dimandingkan dengan prosesor AMD anda tidak akan mengeluarkan banyak
biaya dan performanya juga lumanyan bagus. Oleh karena itu utuk anda yang
biayanya pas-pasan pilihlah prosesor AMD tapi kalau biaya yang anda punya lebih
silahkan anda memilih prosesor Intel.
2. Prosesor Intel dan Prosesor AMD telah di
uji performannya ternyata prosesor intel lah yang kuat dalam hal apapun
sedangkan prosesor AMD hanyalah pilihan kedua anda.
3. Prosesor Intel lebih kuat dari porsesor
AMD pada aplikasi multimedia, sebaliknya prosesor AMD menang dari prosesor
Intel di gaming dan program 3D nya.
sumber
:
AMD memulai memproduksi processor pada tahun 1991, AMD merilis Am386 yang merupakan tiruan dari processor Intel 386. Hanya butuh waktu kurang dari setahun bagi perusahaan untuk menjual satu juta unit. Kemudian AMD merilis Am486 yang digunakan oleh sejumlah besar produsen, termasuk Compaq dan terbukti populer. Produk lain Am486-based, Am5x86, meneruskan sukses AMD sebagai Processor dengan harga yang lebih murah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar